Tingkatkan Peran Desa Pakraman Bupati Bangli Ajak Majelis Madya Desa Pakraman Study Banding Ke Jembrana

  • 05 Januari 2012
Tingkatkan Peran Desa Pakraman Bupati Bangli Ajak Majelis Madya Desa Pakraman Study Banding Ke Jembrana

Humas Bangli.

          Untuk memantapkan peran desa pakraman sebagai benteng terakhir dalam pelestarian adat dan budaya Bali, Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Bangli bersama unsur SKPD terkait seperti Asisten I Setda Kab Bangli, BPMPD, Bagian Kesra, Bagian Hukum dan Bagian Tapem yang dipimpin langsung Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum, Senin (2/1) melaksanakan study banding ke Kabupaten Jembrana tentang peran Majelis Madya Desa Pakraman untuk mendukung program pembangunan pemerintah daerah berbasis Desa pakraman. Saat kedatangannya di Kabupaten Jembrana, rombongan Pemkab Bangli diterima langsung oleh Bupati Jembrana Putu Artha, didampingi Wabup Kembang Hartawan dan SKPD terkait di ruang pertemuan Kantor Bupati Jembrana.
          Sekretaris Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Bangli Ketut Kayana mengatakan, dipilihnya Kabupaten Jembrana sebagai tempat study banding mengingat adanya kesamaan dari segi wilayah dan pendapatan daerah. Disamping hal menarik yang kita dengar dari Kabupaten Jemrana adalah pengalokasian bantuan sosial maupun dana ibah yang di kucurkan oleh pemerintah kepada Desa Pakraman sudah tersistem. Artinya pola kedekatan tidak berlaku lagi, siapa yang dekat dengan pemerintah itu yang mendapat bantuan tidak berlaku disini. kalau pemberian bansos kepada desa pakraman sudah tersistem, maka dana yang diperoleh oleh desa paraman akan merata sesuai dengan keadaan wilayah dan masyarakat dimasing-masing desa pakraman, serta peran serta Majelis Madya Desa Pakraman dalam mengatasi konflik adat yang terjadi dimasyarakat. “ini yang coba kita palajari disini”ungkap Kayana.
          Dikatakan juga, hasil study banding di Jembrana, akan dikaji lagi oleh Tim Khusus Perumusan Tentang Peran Timbal Balik Desa Pakraman dengan Pemerintah Kabupaten. Tim khusus ini terdiri dari unsur Majelis Madya Kabupaten, Majelis Alit Kecamatan dan SKPD terkait.  Sehingga hal-hal positif yang diperoleh dalam study banding ini bisa dikaji dan diterapkan demi peningkatan peran majelis madya desa pakraman dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah berbasis desa pakraman.”ungkapnya.
          Sementara itu Bupati Jembrana Putu Artha mengatakan, pihaknya merasa bangga dengan dipilihnya Kabupaten Jembrana sebagai tempat study banding. “jika Jembrana dijadikan tujuan study banding tentunya ada sesuatu yang baik dari kabupaten Jembrana yang bisa dicontoh Kabupaten Bangli”ungkap Putu Artha Bangga. Disampaikan juga, melalui study banding ini diharapkan kedua kabupaten bisa bertukar informasi terkait dengan potensi maupun kelemahan masing-masing. “mudah-mudahan ada hal positif yang bisa diambil melalui study banding ini untuk kemudian diterapkan dimasing-masing Kabupaten”pugkasnya.

  • 05 Januari 2012

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita